Sunday, March 17, 2013

Prestasi Indonesia



Pada th. 2012, sebagian ilmuwan Indonesia sukses berikan sumbangan terbaik didalam ilmu dan pengetahuan. Sekurang-kurangnya, ada lima temuan, inovasi, serta keterlibatan ilmuwan Indonesia yang membanggakan. Apa saja ? 

1. Temuan tata surya tertua
Astronom Indonesia yang pernah berkarya kian lebih 10 th. Di max planck institute for astronomy, Heidelberg, Jerman, Johny Setiawan, mendapatkan tata surya tertua, berumur 12, 8 miliar th., cuma 900 juta th. Lebih muda dari big bang. Induk tata surya tersebut yaitu bintang bernama hip 11952 atau Sannatana ( bhs sansekerta, bermakna purba ). Tata surya tersebut diketahui mempunyai dua planet, tiap-tiap dinamai hip 11952 b serta hip 11952 c. Ke-2 planet yaitu type planet gas raksasa. Tata surya ini dapat dikatakan anomali. Kandungan logam pada bintang induk tata surya ini cuma 1 % kandungan logam matahari. Asumsi sepanjang ini cuma bintang dengan kandungan logam tinggi yang dapat mempunyai planet. Temuan ini tunjukkan planet yang mengorbit bintang miskin logam barangkali umum. Pada juni 2005, grup astronom eropa serta brasil dibawah pimpinannya juga sukses mendapatkan sesuatu planet luar surya yang dinamakan hd 11977 b. Di antara penemuan selanjutnya yaitu sesuatu planet yang mengelilingi sesuatu bintang yang amat muda, bernama tw hydrae. Penemuan ini dipublikasikan di nature, vol. 451, 38 (2008). Planet tersebut tetap didalam piringan cakram debu serta gas yang melingkari bintang induknya. Contoh penemuannya yang lain yaitu hip 13044 b, hd 47536 c, hd 110014 b, hd 110014 c, hd 11977 b, serta hd 70573 b. Disamping itu ia juga penemu planet alien “hip 13044b”.

2. Uav terbesar di Asia sukses Terbang Perdana
Pesawat tanpa awak atau UAV ( Unmanned Aerial Vehicle ) terbesar di Asia, Josaphat Laboratory Large Scale Experimental Unmanned Aerial Vehicle ( JX-1 ), sukses dikembangkan oleh ilmuwan Indonesia, Josaphat “Tetuko” Sri Sumantyo.  Pengembangan dikerjakan di Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory ( JMRSL ), Chiba University, Jepang.  Jx-1 mempunyai keunggulan karena ukurannya sebesar 6 mtr. Serta punya payload sensor sampai 30 kg.

Area besar pada uav disiapkan untuk menyimpan bermacam jenis sensor.  Jx-1 juga unggul karena dirancang tembus gelombang mikro dengan material badan pesawat berkarakteristik mendekati udara.  Uav ini sukses diterbangkan perdana pada 7 juni 2012 di Fujikawa Airfield. Uav ini kedepannya dapat jadi tulang punggung riset penginderaan jauh. Malaysia serta jepang telah meminati teknologi ini.

3. Ilmuwan Indonesia memburu Partikel Tuhan
Di antara lompatan terbesar didalam fisika partikel pada th. 2012 yaitu penemuan partikel yang “mirip” Higgs Boson (partikel tuhan).  Penemuan oleh organisasi Riset Nuklir Eropa ( CERN ) ini diumumkan pada 4 juli 2012 di Jenewa, swiss.  Ilmuwan Indonesia, suharyo sumowidagdo, nyatanya juga terlibat perburuan higgs boson.  Ia terlibat didalam pengoperasian serta pemeliharaan detektor muon pada eksperimen compact muon solenoid ( cms ), di antara eksperimen cern untuk menunjukkan eksistensi higgs boson. Haryo yaitu satu diantara segelintir fisikawan Indonesia yang tekuni fisika eksperimental. Lain dengan fisika teoretik, fisika eksperimental berusaha melacak keberadaan satu partikel yang telah dirumuskan didalam satu teori.
Spoilerfor sang ilmuwan .

4. Bayi badak sumatera “andatu” lahir
Indonesia punya prestasi didalam pembiakan Badak Sumatera pada th. 2012, yakni bdak sumatera bernama Andatu selanjutnya sukses dilahirkan.  Andatu dilahirkan dari pasangan badak jantan bernama Andalas yang berasal kebun binatang Cincinati, dengan badak sumatera Betina dari lampung, yang bernama Ratu.  Kesuksesan pembiakan badak sumatera sudah ditunggu dunia sepanjang 124 th..  Badak andalas setelah itu dapat dikimpoikan lagi dengan dua badak betina yang lain. Kesuksesan konservasi badak jawa setelah itu ditunggu.
Spoilerfor sang bayi badak

5. Indonesia nenek moyang masyarakat Madagaskar
Hasil studi Murray Coz dari massey university di Selandia Baru mengungkap bahwa wanita Indonesia yaitu nenek moyang masyarakat Madagaskar. Studi ini dipublikasikan di jurnal proceeding of the royal society b, 21 maret 2012.  Rangkuman didapatkan menurut hasil studi dna dari 2. 745 orang Indonesia dari 12 kepulauan dan 266 etnis malagasi.  Data dari instansi biology molekuler eijkman di Indonesia turut beri dukungan studi ini. Sejak lama, Indonesia dianggap mempunyai keterikatan dengan Madagaskar.  Dari segi bhs, memanglah bhs di Madagaskar serupa dengan bhs dayak ma’anyan. Temuan ini bikin sistem kolonisasi Madagaskar mesti butuh dipikirkan kembali.

No comments:

Post a Comment